Kementan Percepat Pembangunan Infrastruktur Jalan Usaha Tani

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pertanian (Kementan) melalui program Proyek Dataran Tinggi akan terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung produktivitas pertanian, salah satunya pembangunan jalan pertanian (JUT) di 13 kabupaten di Indonesia. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan JUT merupakan salah satu program strategis yang dilaksanakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) dan akan memudahkan akses petani terhadap perluasan saluran distribusi pertanian.

Sejalan dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan petani, program JUT juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani dan mendorong perbaikan perekonomian nasional, kata Amran dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (18/12/2023). . . . Kementan Percepat Pembangunan Infrastruktur Jalan Usaha Tani

“Jalan pertanian ini akan dibangun pada kawasan pertanian yang berisi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan rakyat, dan peternakan sehingga memudahkan pergerakan mesin-mesin pertanian,” ujarnya. Aksi Bersama Kembangkan Industri Hijau

Tujuannya, jelasnya, agar proses pengangkutan sarana produksi atau hasil pertanian ke lahan pertanian, tempat penyimpanan, tempat pengolahan atau pasar dapat berjalan tanpa kendala.

“Kami yakin program JUT merupakan salah satu alat untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi suatu daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan lain, Direktur Jenderal (Dirjen) PSP Kementerian Pertanian Ali Jamil menyampaikan, pembangunan JUT melalui program Proyek Dataran Tinggi 2021-2023 telah diperluas ke 13 kabupaten di Indonesia.

Rincian sebaran kabupaten yaitu Banjarnegara 39 km, Garut 16 km, Gorontalo 6 km, Lebak 33 km, Lombok Timur 9 km, Magelang 20 km, Malang 16 km, Minahasa Selatan 12 km, Purbalingga 11 km, Subang 44 km, Sumbawa, Sumenep 10 km dan Tasikmalaya 7 km.

Ia meyakini pembangunan JUT dapat membantu petani untuk mengembangkan budidaya pertanian guna mencapai tujuan pembangunan pertanian nasional.

See also  IHSG Melemah Terbatas Usai BI Tahan Bunga Acuan 6%

“Dengan memiliki prasarana dan sarana pertanian yang baik, petani dapat meningkatkan produktivitas dan meningkatkan perekonomiannya,” kata Ali.

Dijelaskannya, ada tiga kriteria yang harus dipenuhi untuk menerima program ini, yakni status lahan yang akan dikembangkan harus jelas dan bersih serta harus ada petani penerima manfaat. Sedangkan spesifikasi jalan harus memiliki lebar jalan minimal dua meter dan dapat dilintasi kendaraan roda tiga.

Dimensi jalan seperti bahu jalan, badan jalan, kanal, jembatan, kanal dan sistem drainase disesuaikan dengan kondisi lokasi. Prinsipnya, pembangunan jalan pertanian dapat menekan biaya produksi pertanian, kata Ali. Kementan Percepat Pembangunan Infrastruktur Jalan Usaha Tani

Ali Munif, salah satu petani di Kabupaten Malang mengaku sangat merasakan bantuan JUT dari program Upland Project. Pengurus Kelompok Tani Karya Bakti II mengatakan, saat ini segala aktivitas di lingkungan pertanian dapat dengan mudah dilakukan.

“Dulu kami susah sekali masuk ke dalam tanaman, angkat kotoran dengan tenaga manusia. Istilahnya ada di pundak. Sekarang semua orang bisa pakai sepeda motor. Bahkan, perempuan yang ke desa berani pakai sepeda motor. sepeda motornya”, ujarnya.

About the author: admin

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *